Pembual

By aninditaibrahim - 4/24/2026 12:29:00 AM

Selamat datang, tuan pembual, 

sepertinya kamu terbiasa berbisnis seperti ini? dan pandai meluluhlantahkan respondenmu hingga tidak bisa berkata-kata. 

Aku familiar dengan polamu, taktik mujurmu yang pernah kutemui sebelumnya di beberapa orang sejenismu. 

Sialnya, beberapa orang itu, 

jatuh ke hatiku. 


Lucu sekali, langkah kecilmu itu menuju ke tempat dimana aku sedang bingung arah dan bosan menentukan jalan mana yang harus kulalui. Alih-alih menunjukan jalan, kau malah membuatku tertawa sambil berputar-putar di jalan yang sama. 

Kau tidak membuatku menentukan pilihanku, tapi kau membuatku bahagia di tengah kebingunganku. 

Entah perasaan apa ini, tapi kau pandai buatku tersenyum, dan merasa seperti bocah perempuan yang sedang dirayu oleh mas-mas random pinggir jalan. Buatku malu-malu, tapi sungguh sebenarnya bisa saja kau membahayakan. 

Kau datang, hilang, datang, hilang.. menjadikanku mainan selinganmu di antara wanita lain yang kau datang-hilang-i juga, mungkin. 

Karna aku adalah wanita minim ekspresi yang susah tersipu oleh permainan mereka, tapi kenapa hal ini terjadi begitu saja saat kau yang lakukan(?) maka ku pastikan ada wanita lain disana yang jauh lebih mudah merasakan hal yang sama sepertiku kepadamu. Kuyakini kau pasti pembual handal, yang merayu, dan menghilangkan jejak di semua titik-titik hati yang ada di sekitar radarmu. 

ku tau itu.. 

sangat kusadari itu, 

tapi anehnya, kenapa gejala mualku tidak datang seperti biasanya disaat kau memujiku? 

dan anehnya lagi, kenapa kau buat fokusku teralihkan ke arahmu semudah itu? padahal ku sedang berada di puncak fase terbingung kehidupan.

Apa sebenarnya yang kudambakan dari dirimu di alam bawah sadarku? 

apa mungkin tentang celotehanmu yang ku sangka segaris dengan bagaimana caraku ingin dicintai? 

sialan, bodohnya aku jatuh ke sesuatu yang bahkan tidak kuketahui pasti bercanda atau serius(?) 

Tapi, jika caraku ingin dicintai itulah alasannya aku seperti ini kepadamu, maka sebenarnya tidak apa perasaan ini mengguyur hatiku. Ketidakfamiliaranmu membuatmu tampak berbahaya, tapi sepertinya jika terlanjur menjatuhkan diri ke tempatmu, itu bukanlah hal yang buruk. 

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar